Minggu, 05 April 2020

Teks Eksposisi

Nama      : Mita Mulia Wijayanti
NPM        : 1910301122
Kelas       : 2C

Gejala dan Cara Pencegahan Virus Corona

     Virus Corona merupakan virus yang mudah sekali menyebar. Virus ini telah memakan ribuan jiwa di dunia. Semakin bertambahnya hari, semakin banyak pula yang terkena virus ini. Hal ini disebabkan karena bersentuhan atau berinteraksi langsung dengan banyak orang. Perlu kita ketahui, bahwa dengan kita selalu berinteraksi dengan orang lain, selalu berada di tempat umum, keramaian, dan kerumunan dapat mempermudah virus untuk menyebar.
     Oleh karena itu, kita harus bisa untuk selalu menjaga kesehatan. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Seperti sering mencuci tangan menggunakan sabun, jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak, gunakan masker bila batuk atau pilek, konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah, hati-hati kontak dengan hewan, rajin olahraga dan istirahat cukup. Bila kita selalu menerapkan hal tersebut, kita dapat mengurangi penyebaran virus. Selain itu, pemerintah juga mengadakan Social Distancing.
     Social Distancing adalah pembatasan sosial. Orang-orang harus menghindari tempat umum, kerumunan, keramaian, dan menjaga jarak dengan orang lain. Pemerintah juga melakukan lockdown dan karantina di beberapa wilayah guna meminimalisir penyebaran virus. Virus ini menyerang paru-paru manusia. Pada umumnya, orang yang terkena virus ini akan mengeluhkan suhu tubuh tinggi, napas pendek atau kesulitan bernapas, dan batuk.
     Selain di atas, ada juga gejala dari virus ini. Seperti pilek, sakit tenggorokan, letih, dan lesu. Jika ada orang yang mengalami gejala-gejala tersebut cepatlah bawa dia ke dokter. Orang yang mengalami satu dari beberapa gejala dan yang setelah berpergian jauh akan diperiksa dan masuk dalam ODP (Orang Dalam Pengawasan). Sedangkan jika ada gejala demam atau gangguan pernapasan, orang tersebut masuk dalam PDP (Pasien Dalam Pengawasan). 
     ODP dan PDP akan diperiksa di hari pertama juga hari ke 14 untuk mengetahui apakah orang tersebut positif atau negatif. Dalam penangananya pemerintah memberikan fasilitas yang cukup memadai, seperti alat pelindung untuk tenaga medis, ruangan, dan lainnya. Petugas kesehatan harus selalu menjaga kesehatan juga agar tidak tertular dari pasien. Pesan untuk petugas kesehatan yaitu, hindari kontak atau jarak dekat dengan penderita ISPA, gunakan alat pelindung diri (ADP), sering cuci tangan pakai sabun setelah kontak langsung dengan orang sakit atau lingkungan orang sakit, dan ingatkan kepada orang dengan gejala ISPA harus menerapkan etika batuk (jaga jarak dengan orang atau menutup hidung dengan baju atau tissue saat batuk atau bersin). Semoga orang-orang selalu mendengarkan dan menaati peraturan dari pemerintah agar tidak semakin menyebar virus tersebut.

Jumat, 03 April 2020

Teks Deskripsi


Nama   : Mita Mulia Wijayanti
NPM     : 1910301122
Kelas    : 2C

Rutinitasku di Hari Libur 

    Biasanya saya bangun pukul 04.30 WIB. Saya juga tidak lupa untuk merapikan tempat tidur. Setelah itu, saya melaksanakan sholat Subuh di rumah. Usai sholat Subuh, saya membersihkan rumah sambil membantu ibu membuat sarapan. Setiap pagi saya dan keluarga saya sarapan sambil meminum teh hangat. Setelahnya, saya mencuci piring dan mencuci baju. Biasanya sekitar pukul 08.30 atau pukul 09.00 WIB saya sudah selesai membersihkan rumah.
    Saya istirahat sejenak sambil bermain handphone atau menonton televisi. Jika ada tugas, saya akan mengerjakan tugas setelah rasa lelah hilang. Saya belajar satu sampai dua jam. Saat tugas sudah selesai, saya kembali membuka handphone dan membaca cerita di aplikasi wattpad. Ketika terdengar suara adzan Dzuhur, saya menyudahi bermain handphone dan melaksanakan kewajiban saya. Setelah itu saya makan siang. Jika saya masih memiliki keinginan untuk membaca wattpad, saya akan membaca sambil tiduran. Tetapi, jika saya tidak memiliki keinginan untuk melanjutkan, saya memilih untuk tidur siang.
    Biasanya saya tidur siang satu jam lebih. Setelah itu, saya mengangkat baju di jemuran yang sudah kering. Karena saat ini sedang musim hujan, siang hari biasanya sudah turun hujan. Jika baju yang dijemur belum kering saya memindahkan di dalam rumah. Setelah itu saya bermain handphone atau menonton televisi sampai terdengar adzan Asar. Saya biasanya mandi terlebih dahulu baru melaksanakan sholat Asar. Di waktu sore saya membantu adik saya belajar.
    Saat terdengar adzan Magrib, saya sholat di rumah dan setelahnya mengaji. Jika tugas belum selesai atau masih ada tugas lain, saya akan melanjutkan belajar sampai terdengar adzan Isya'. Saya sholat Isya' di rumah. Selesai sholat Isya' saya makan malam. Setelah itu, saya melanjutkan belajar lagi sampai tugas selesai atau sampai saya mengantuk. Saya biasanya tidur pukul 21.30 WIB.

Senin, 16 Maret 2020

Monumen Bambu Runcing

     Monumen Bambu Runcing berada di sebelah barat Kota Muntilan Kab. Magelang. Monumen ini berbentuk menyerupai bambu yang diruncingkan. Monumen ini merupakan monumen peringatan perjuangan yang sangat gigih dari para pejuang disekitar Kota Muntilan dalam perlawanan terhadap bangsa kolonial Jepang maupun Belanda. Monumen ini tinggi menjulang. Monumen memiliki sekat atau pembatas seperti pada bambu.

     Di setiap bawah sekat atau di sekitar yang tidak ada sekatnya terdapat lubang berbentuk persegi empat. Di bawah monumen ada bangunan berbentuk segi delapan yang digunakan untuk menyangga dan berwarna hitam. Di setiap sudut bangunan segi delapan ini, terdapat bangunan persegi empat berwarna putih. Di atas bangunan segi delapan, ada beberapa patung para pahlawan. Patung tersebut ada yang memegang bendera, senjata, dan lainnya.

     Di sekitar monumen juga terdapat beberapa patung pahlawan memegang senjata bambu runcing. Patung di bawah lebih banyak daripada di atas. Di sekitarnya juga terdapat tempat bermain anak serta patung-patung binatang. Di sekitar monumen sangat asri karena terdapat banyak pepohonan. Di tempat ini juga boleh dikunjungi oleh siapa pun. Banyak juga pedagang lesehan yang menjual aneka makanan khas dari Kota Muntilan. Dan di sebelah selatan monumen ini terdapat pusat kerajinan prumpung. Di sana juga dibuat patung-patung dari batu.


Magelang, 16 Maret 2020

Selasa, 03 Maret 2020

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar terletak diantara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik. Fakultas ini memiliki enam progam studi yaitu, S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Biologi, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, dan S2 Pendidikan Bahasa Indonesia. Di depan Fakultas ini terdapat halaman yang digunakan untuk tempat parkir. Cat tembok Fakultas ini berwarna biru muda dan putih. Fakultas ini terdapat dua lantai dan beberapa ruang kelas. Setiap kelas mampu menampung sekitar 40-an mahasiswa. Di depan kelas terdapat pembatas yang dapat digunakan untuk melihat-lihat keadaan sekitar.

   Untuk menuju lantai dua ada empat tangga yang dapat digunakan. Tangga kanan yang melewati ruang organisasi BEM FKIP, tangga kiri yang melewati ruang organisasi Himaprodi, dan tangga tengah ada dua yang bisa langsung menuju lobi lantai dua. Di lantai dua juga terdapat ruang untuk sidang skripsi. Dari tangga kanan dan kiri terdapat toilet. Selain di lantai satu, lantai dua pun ada toilet di samping kelas PBSI. Setelah sampai di lantai dua lewat tangga tengah, bagian kiri ada ruang kelas PBSI dan bagian kanan ruang kelas PBI. Jika melewati tangga kiri setelah ruang BEM akan langsung menuju ruang kelas PBSI.

   Dan jika melewati tangga kanan setelah ruang Himaprodi akan langsung menuju ruang kelas PBI. Setiap ruang kelas memiliki dua papan tulis, layar proyektor, dan LCD yang digunakan untuk proses belajar mengajar. Selain ketiga itu juga terdapat AC. Warna cat pintu kelas berwarna coklat. Sedangkan cat untuk kayu di jendela berwarna putih keabu-abuan. Disetiap kelas juga memiliki bangku yang berbeda-beda. Ada bangku yang terbuat dari kayu dan ada juga yang terbuat dari besi dan spon.

   Di lantai satu juga terdapat lobi. Jika dari lobi bagian kanan terdapat laboratorium biologi, laboratorium bahasa, dan laboratorium mikro. Sedangkan di bagian kiri terdapat ruang dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Biologi, dan lainnya. Di depan lobi lantai satu terdapat ruang Tata Usaha. Sedangkan di belakang ruang Tata Usaha ada ruang dosen dan ruang kelas. Ruang kelas dan ruang dosen yang ada di belakang Tata Usaha agak menjorok ke dalam. Di depan FKIP yang untuk tempat parkir juga terdapat pepohonan.

   Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan setiap tahunnya dapat menerima lebih dari 100 mahasiswa baru. Setiap kelas terdapat dari seleksi masuk PTN, ada SNMPTN, SBMPTN, PMDK, dan Mandiri. Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia memiliki tiga ruang kelas, begitu juga dengan pendidikan bahasa Inggris. Sedangkan progam studi yang lainnya ada di Fakultas Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di setiap progam studinya sudah ada yang terakreditasi B. Dan Progam yang terakreditasi B merupakan progam studi yang sudah lama. Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam masih progam studi baru.


Magelang, 4 Maret 2020

Selasa, 25 Februari 2020

Review novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah


Menurut saya, cerita tentang Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah sangat bagus. Cerita ini menceritakan perjalanan seorang pemuda bernama Borno. Ia selalu bekerja keras dan memiliki semangat lebih untuk merubah kehidupan. Sampai ia bertemu dengan seorang perempuan di sepit (benda untuk menyebrang sungai Kapuas) yang dapat membuatnya bertambah semangat untuk bekerja. Gadis tersebut menjatuhkan sebuah surat di dalam sepit, karena hal tersebut Borno selalu mencari-cari untuk mengembalikannya. Tapi karena kesalahpahaman Borno tidak jadi mengembalikan surat dan ia menyimpannya. Karena kedekatan mereka benih-benih cinta mulai tumbuh. Borno untuk yang pertama kalinya merasakan jatuh cinta.

Tapi karena masa lalu, si gadis harus menjauhi Borno. Si gadis menganggap bahwa ia tak pantas karena kesalahan keluarganya dimasa lalu dengan keluarga Borno. Hari-hari terus berlalu, Borno selalu mencari tau apa yang terjadi dengan gadis tersebut karena mulai menjauh. Hari berganti tahun, bahkan Borno belum mengetahui penyebabnya, hingga suatu hari si gadis jatuh sakit. Borno mendapat kabar dari pembantunya untuk membuka surat merah yang sengaja dijatuhkan. Dan di situlah kebenaran terungkap.

Magelang, 26 Februari 2020